6 Langkah Kultur Jaringan untuk Tanaman

6 Langkah kultur jaringan untuk Tanaman, langkah langkah kultur jaringan, laboratorium kultur jaringan, pemilihan induk sebagai sumber eksplant, inisiasi kultur, seterilisasi,multiplikasi, pengakaran, aklimatisasi, tahapan tahapan kultur jaringan, rumah kaca bebas kontaminasi.

kultur jaringan 6 Langkah kultur jaringan untuk tanaman

  1. Pemilihan tanaman induk sebagai sumber eksplan; Tanaman yang dipilih harus sudah jelas jenis, varietas, dan spesiesnya, serta bebas dari penyakit dan hama. Setelah itu, tanaman harus disiapkan di rumah kaca sehingga bebas dari kemungkinan kontaminasi.
  2. Inisiasi kultur; Kultur haruslah aseptik (bebas dari mikroorganisme) atau aksenik (tidak terkontaminasi mikroorganisme yang tak diinginkan. Di tahap ini, eksplan diharapkan bisa memulai pertumbuhan baru, yang bagian-bagiannya akan dipilih yang terkuat untuk multiplikasi.
  3. Sterilisasi; Saat proses kultur jaringan berlangsung, semua harus dilakukan di tempat yang steril, dengan alat-alat yang juga bersih. Untuk peralatan bisa menggunakan etanol. Tak hanya tempat dan alat, orang-orang yang melakukannya juga harus dibersihkan.
  4. Multiplikasi; Menggandakan tunas atau embrio tanaman dan memeliharanya dalam kondisi tertentu sehingga selalu siap untuk digunakan ke tahap berikutnya. Penggandaan bisa dengan merangsang pertumbuhan tunas cabang dan juga percabangan aksiler, atau merangsang pucuk secara adventif.
  5. Pengakaran; Fase di mana eksplan menunjukkan adanya pertumbuhan di bagian akar. Pada saat ini, pengamatan dilakukan setiap hari untuk melihat perkembangannya, serta mengawasi kemungkinan timbulnya bakteri/jamur.
  6. Aklimatisasi; Memindahkan eksplan atau bakal tanaman dari ruang steril ke bedengan. Harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan sungkup, yang berguna sebagai pelindung bibit dari hama. Baru setelah bibit berhasil beradaptasi, sungkup dilepaskan perlahan dan bibit dipelihara seperti biasa.
6 Langkah kultur jaringan untuk tanaman