Pheonix

pheonix palm plant
Phoenix adalah genus dari 14 spesies palem, asli dari Canary Islands timur di wilayah utara dan tengah Afrika, tenggara ekstrim dari Eropa (Kreta), dan Asia Selatan dari Turki timur ke selatan Cina dan Malaysia. Keragaman habitat yang mereka tempati termasuk rawa, padang pasir, dan pantai laut mangrove. Spesies Phoenix Kebanyakan berasal dari daerah semi kering tetapi biasanya terjadi di dekat tingkat air tanah yang tinggi, sungai atau mata air. Genus ini adalah unik di antara anggota Coryphoideae subfamili, menjadi satu-satunya dengan menyirip, bukan daun palmate. Nama generik berasal dari  phoinix atau phoinikos, kata Yunani untuk kurma yang digunakan oleh Theophrastus dan Pliny the Elder. Hal yang paling mungkin disebut Fenisia, Phoenix, putra Amyntor dan Cleobule dalam Iliad karya Homer, Atau Phoenix memiliki arti burung suci Mesir Kuno

Di Indonesi Pheonix dapat hidup dengan baik, dibudidayakan oleh petani tanaman hias untuk dijadikan sebagai material taman, pheonix jenis tanaman palm yang mirip dengan kurma, tetapi di dalam pembudidayaan tanaman pheonix berbeda dengan kurma, kalau kurma memerlukan tempat yang luas dan jarak tanam minimal 6 meter, tetapi kalau pheonix cukup dengan jarak tanam 80cm sampai 1 m

Cara berkembang biak pheonix

cara berkembang biak pheonix dengan biji, biji pheonix berukuran kecil sekali, tanaman yang menghasilkan biji adalah tanaman yang sudah berumur diatas 8 tahun, Biji dipetik,  dipilih biji yang kondisinya bagus lalu disebar ditempat penyemaian yaitu di media tanam, media tanama adalah campuran tanah dan sekam bodong atau kulit padi yang murni

Harga Palm Pheonix

Harg tanaman palem pheonix bervariasi tergantung ukuran, untuk tinggi 2 meter cibandrol dengan harga Rp. 400.000,- dan yang tinggi 1,5 meter dibandrol harga Rp.350.000,- sedang yang tinggi 1 meter Rp. 250.000,-

Kekayaan alam Indonesia sangat luar biasa salah satunya adalah tanaman Pheonix